41 Tahun GM- FKPPI semakin Solid, Kuat dan Militan

41 Tahun GM- FKPPI semakin Solid, Kuat dan Militan

Tgl 12 September 1978- 2019  Generasi Muda FKPPI berulang tahun yang ke 41 banyak kegiatan yang diselenggarakan dalam HUT GM-FKPPI, tadi pagi Keluarga Besar GM-FKPPI dan pengurus Harian GM-FKPPI mengadakan tabur bunga di Taman Makam pahlawan Kalibata Jakarta dilanjutkan memberikan santunan kepada 41 anak yang kurang mampu, mengapa 41 orang saja karena sesuai dengan HUT GM-FKPPI yang ke 41 dan dilanjutkan Syukuran serta pemotongan tumpeng serta dilanjutkan dengan penguatan anggota GM-FKPPI dan pada tgl 13 September 2019 akan diadakan bhakti sosial donor darah se Indonesia dan lomba menembak  yang berlangsung di Aula Kopassus Cijantung. Tema HUT GM-FKPPI tahun 2019 : Tetap menjaga loyalitas kader Generasi Muda FKPPI. Menurut Ketua Bidang Hubungan antar Lembaga GM-FKPPI Siska Adelia, bahwa GM-FKPPI  bukan hanya sekedar sebagai organisasi anak kolong saja namun GM-FKPPI hadir  sebagai kebutuhan anak-anak TNI-Polri untuk mengakrapkan diri dan wadah silatuhrami yang bermanfaat bagi sesama. Tahun 1998 GM-FKPPI bersikap netral, independent, mandiri dari partai Politik begitu juga  TNI-Polri yang bersikap netral dari partai politik, sehingga setiap pribadi anggota  GM-FKPPI bebas memilih dan bahkan  ada yang berdiaspora ke Partai politik yang beragam ujar Siska Adelia yang juga Alumni Program Pendidikan Reguler Lemhannas RI Angkatan ke 54 Tahun 2016.

Bersama Panglima TNI selaku Pembina GM-FKPPI

 Sejarah Berdirinya FKPPI

Pada tanggal 12 September 1978 saat ulang tahun Pepabri di Gedung Wanita Nyi Ageng Serang Kuningan Jakarta, diumumkan dan disahkan berdirinya FKPPI maka untuk pertama kalinya dibentuk Pengurus Besar FKPPI dengan susunan pengurus, Drs. Surya Paloh sebagai Ketua Umumnya dan Karel S. Waas sebagai Sekjen yang dikukuhkan melalui SK dari Pengurus Besar Pepabri. Sejak itulah tanggal 12 September 1978 untuk selanjutnya ditetapkan sebagai hari lahirnya atau terbentuknya FKPPI. Setelah itu tahun 1981 diselenggarakan Munas I di Jakarta, terpilih sebagai Ketua Umum Drs. Surya Paloh yang didampingi oleh Sekretaris Jenderal Yoseano Waas untuk periode 1981-1984. Kemudian setelah Munas I ini, perkembangan organisasi ini begitu cepat dengan terbentuknya kepengurusan di tingkat daerah (propinsi), cabang (kota/kabupaten) bahkan hingga rayon-rayon (kecamatan-kecamatan). Pada Munas II di Tugu Bogor, terpilih Ketua Umum Djoko Mursito Humardhani dan Drs. Gazie M. Yusuf sebagai sekjen untuk masa bakti 1984-1987.

Kegiatan GM-FKPPI

Pada Munas III di Magelang tanggal 10-13 November 1987 terpilih Ir. H. Indra Bambang Utoyo didampingi Haryadi Anwar sebagai sekjen (1987-1990). Pada Munas III ini kepanjangan FKPPI yang awalnya bernama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia, berubah menjadi Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri ABRI. Pada Munas IV tanggal 24-26 November 1990 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta,terpilih kembali Ir. H. Indra Bambang Utoyo sebagai Ketua Umum dan Asep R. Sujana sebagai Sekjen (1990-1993). Pada Munas V di Jakarta Asep R. Sujana terpilih sebagai Ketua Umum didampingi oleh Bahriyoen Sucipto sebagai Sekjen (1993-1998).

GM-FKPPI : Solid, kuat dan Militan

Pada tahun 1995 karena tuntutan zaman untuk mengembangkan wadah FKPPI maka terjadilah Musyawarah Luar Biasa (Muslub) pada tanggal 12 september 1995. Salah satu keputusan penting dalam Muslub tersebut adalah merubah nama FKPPI yang selama ini dikenal sebagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) menjadi Generasi Muda FKPPI (GM-FKPPI) dengan tetap melanjutkan masa bakti hingga 1998. Dirgahayu GM-FKPPI yang ke 41 yang semakin Solid, Kuat dan Militan.

( sapta )

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *