Menkominfo Jhony G. Plate mengapresiasi Divisi Humas Mabes Polri

Menkominfo Jhony G. Plate mengapresiasi  Divisi Humas Mabes Polri

 Bertempat di Hotel Bidakara Pancoran Jakarta Selatan Divisi Humas Polri menyelenggarakan Seminar Nasional Strategi Manajemen Media di Era Disrupsi 4.0 untuk Indonesia Maju. Narasumber dalam seminar tersebut  Menkominfo RI Johny Gerar Plate, Kepala Badan Pengembangan Sumber Data Manusia Kemendagri, Deputi V Bidang Keamanan Kemenkopolhukam dan Moderator : Zilvia Iskandar(presenter Metro TV )Kepala Badan Pemelihara Keamanan  Polri (Kabaharkam), Irjen Pol Agus Andrianto sebagai keynote Spech mengatakan bahwa pentingnya diskursus yang efektif pada manajemen media. Sebab, menurutnya pernyataan atau pendapat yang dituangkan secara bebas melalui media sosial telah menyasar ke dalam berbagai aspek kehidupan tanpa mampu menyaring dan menelaah sejauh mana kebenaran dan keakuratan informasi tersebut. Permasalahan itupun menjadi semakin Kompleks ketika regulasi dan aparat penegak hukum tidak dapat menampilkan kehadiran negara dalam melindungi bangsa dan warga negaranya. “Oleh karena itu, diperlukan diskursus mengenai manajemen media yang efektif dan efisien dalam masa sekarang, di mana dikenal dengan era disrupsi 4.0 sebagai implikasi dari revolusi industri,” ujat Agus dalam sambutannya. Agus berharap dengan adanya seminar nasional ini dapat menjadi sarana yang tepat untuk memberikan masukan-masukan dalam rangka manajemen media sebagai unsur penunjang utama dalam pencapaian kinerja Polri yang optimal.

Menkominfo Johny G Plate  sangat mengapresiasi Divisi Humas Polri

Dalam Seminar Strategi Manajemen Media di Era Disrupsi 4.0 untuk Indonesia Maju, Menkominfo Jhony G Plate mengapresiasi langkah Divisi Humas Polri yang mempunyai strategi dalammemanajeman media. Jhony mengatakan Divisi Humas Polri bisa menjadi contoh bagi Humas pemerintah di seluruh Indonesia. “Hari ini saya mengikuti acara seminar Strategi Manajemen Media di era distruksi 4.0. Saya menyambut baik sekali inisiatif yang dilakukan Polri dalam hal ini Divisi Humas Polri bahwa ini perlu sekali untuk adanya kesamaan cara pandang bagi Humas Indonesia,” kata Jhony G Plate,  Jhony memandang Divisi Humas Polri bisa memanfaatkan teknologi dalam tugas fungsi Polri memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, langkah Divisi Humas Polri tepat di Era digital 4.0 ini. “Indonesia Public Relation, bukan hanya humas pemerintah tapi juga humas sektor privat untuk mempunyai cara pandang yang sama dalam memanfaatkan teknologi, telekomunikasi, teknologi informasi di dalam era kebebasan yang luar biasa dan era demokrasi yang maju secara pesat di Indonesia. Baik terkait hak sipil maupun kebebasan berpendapat dan pers,” ucapnya. “Kegiatan Humas Polri ini salah satu kegiatan yang harus didukung karena membangun satu pandangan, sinergi lintas sektor dalam mentransmisikan dan chaneling kebijakan sebagai bangsa, baik kebijakan pemerintah maupun sektor non pemerintah,” diakhir kata Menkominfo berharap kiranya secepatnya Irjen Mohamad Iqbal selaku Kadiv Humas Polri cepat naik pangkat menjadi bintang tiga.

Kegiatan seminar Nasional Manajemen Media di era disrupsi 4.0 berlangsung sukses

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan bahwa Humas Polri kini akan menjadi leading sector dalam muatan informasi terkait Polri. Maka dari itu, manajemen media perlu dilakukan untuk mengontrol arus media utama. “Humas Polri adalah leading sector dari semua informasi dan manajemen media di Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ungkapnya. Meski begitu, Alumni Lemhannas PPRA 54 Tahun 2016 ini mengatakan Humas Polri tak bisa bekerja sendirian. Dia mengajak Humas kementerian/lembaga untuk bersinergi dalam rangka melaksanakan manajeman media arus utama. “Kami tidak akan bisa optimal dalam bekerja jika bekerja sendiri, untuk itu kami membutuhkan tim yang besar dengan cara bersinergi dengan seluruh humas kementerian dan lembaga untuk melaksanakan manajemen media karena tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan media konvensional yang memiliki regulasi yang jelas mulai dari proses produksi hingga publikasi informasi sangat mempengaruhi persepsi publik dengan persentase 60%-70%,” ungkapnya.

Kadiv Humas Polri bersama Wakil ketua PTIK Brigjen Gustav Manopo

Pesan utama dari seminar ini yaitu Kementerian, Lembaga, dan seluruh masyarakat harus satu frame dalam memajukan Indonesia dalam tugas ke Humasan secara sinergi. (sapta )

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *