Rm. Beny Susetyo Pr : Menjadi sahabat bagi semua orang ketika kita mampu mengaktualisasi nilai-nilai Pancasila

Rm. Beny Susetyo Pr : Menjadi sahabat bagi semua orang ketika kita mampu mengaktualisasi nilai-nilai Pancasila

Bertempat di auditorium Gadja Mada Gedung Lemhannas  pada rabu pagi  22 Januari 2020 didakan Ibadah dan Perayaan Natal Lembaga Ketahanan Nasional ( LEMHANNAS ) kegiatan berlangsung dengan semarak dan meriah tidak hanya di ikuti oleh Keluarga besar Lemhannas saja namun kegiatan Natal ini diikuti dan di meriahkan oleh Paduan Suara Pemda DKI Jakarta, Paduan Suara Mabes TNI, Vocal Group TNI AU, Paduan Suara Kostrad, Paduan Suara Lemhannas, Nindy Elesse, Derin.

Penyalaan Lilin di Ibadah Natal Lemhannas RI

Dalam perayaan Natal Lemhannas RI hadir Gubernur Lemhannas, Wakil Gubernur Lemhannas RI, Sestama Lemhannas RI, para Deputi, Tenaga pengajar, Tenaga pengkaji, Tenaga Profesional, para alumnni Lemhannas serta undangan. Dalam sambutannya Gubernur Lemhannas Letjen ( purn ) Agus Widjoyo atas nama Pribadi dan Lembaga menyampaikan Selamat Natal kepada keluarga besar Lemhannas yang merayakan Natal, Momomentum Natal untuk mengingatkan kita memahami kehidupan kita kepada sesama, sesungguhnya menjadi sahabat bagi sesama mengingatkan kita untuk tidak merendahkan orang lain.Kebhinekaan adalah kekayaan bagi Bangsa Indonesia, nenek moyang kita telah mengajarkan tentang bertoleransi dan berbagi terhadap sesama ujar Gubernur Lemhannas RI. Menurut Ketua Panitia Natal Lemhannas Brigjen Wanti Mamahit sangat berterimakasih kepada semua pihak yang berperan dalam Natal ini dan kiranya Tema Natal ini dapat kita hidupi dalam kehidupan kita sehari-hari.

Paduan Suara Lemhannas RI

Dalam perayaan Natal Lemhannas RI Hikma Natal di sampaikan Romo Beny Susetyo Pr dalam kotbahnya Romo Beny mengatakan untuk menjadi sahabat bagi semua hendaklah kita dapat mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila ditengah tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Romo Beny melanjutkan kita perlu belajar dari para pendahulu kita yang memiliki semangat toleransi yang sangat tinggi, mereka bersahabat dengan tulus karena memiliki rasa kemanusiaan. Hidup tidak untuk dirinya sendiri dan memiliki kepekaan. Natal merajut persaudaraan sejati. Natal berarti kita harus berani mengkritik diri kita sendiri. Menjadi manusia unggul adalah ketika kita hidup dalam takut akan Tuhan. Dalam akhir kotbahnya Romo Beny membacakan puisi ” Bayi mungil “

Paduan Suara Kostrad                                                                                                                                       ( sapta )

 

 

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *